Kapolda Irjen Pol Safarudin Bantah Intervensi Parpol terkait ... Pilkada Serentak 2018 Kapolda Irjen Pol Safarudin Bantah Interv...
Pilkada Serentak 2018
Kapolda Irjen Pol Safarudin Bantah Intervensi Parpol terkait Pencalonan Pilkada KaltimPernyataan Hinca Pandjaitan yang mengaku telah diintervensi penegak hukum dan partai tertentu pada Pilkada Kalimantan Timur, dibantah.
Tribunnews.com/Rizal BomantamaWalikota Samarinda Syaharie Jaang (paling kiri) dan Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan (kedua dari kiri) berfoto usai rapat pada Rabu (3/1/2017) malam.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernyataan Sekjen Partai Demokrat, H inca Pandjaitan yang mengaku telah diintervensi penegak hukum dan partai tertentu pada Pilkada Kalimantan Timur, dibantah para pihak yang bersangkutan.
Hinca yang pada Rabu (3/1/2018) malam mengatakan adanya kriminalisasi terhadap calon pasangan gubernur dan wakil gubernur Kaltim, Syaharie Jaang dan Rizal Effendi oleh kepolisian, dibantah Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safarudin.
Menurut Safarudin, tidak ada intervensi yang dimaksud oleh Demokrat terkait pencalonan.
Safarudin yang disebut Demokrat telah melakukan intervensi agar berpasangan dengan Syaharie Jaang, menjelaskan hanya berbicara mengenai pencalonan tidak berbicara soal kasus Jaang.
Ditemui di Kantor Mabes Polri, Safarudin juga sempat meminta klarifikasi terkait perlakuan yang dianggap mengintervensi.
Baca: Megawati: Herman HN Kecil-kecil Cabe Rawit
"Kalau maksa, apa kalimat saya, terus dimana tempatnya, harinya apa, enggak ada," ujar Safarudin di Mabes Polri , Jakarta, Kamis (4/1//2018).
Sebaliknya, kata Safarudin, Jaang telah mengambil formulir ke PDI Perjuangan dan terus memintanya untuk berpasangan di Pilgub Kalimantan Timur.
Hal yang sama ditegaskan oleh Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristianto.
Menurut Hasto, tidak ada sama sekali pemaksaan terhadap Jaang untuk berpasangan dengan siapapun.
Halaman selanjutnya 123
Tidak ada komentar